Subscribe to our RSS Feeds

TATA CARA JIMA

3 Comments »
















Assalamu a'laikum Wr. Wb.


Halo semua ! ku punya recent archive nih, kali ini mau bagi-bagi ilmu yang pernah ku pelajari dengan Guruku di PonPes Darussalam Martapura "Gr. Sairaji", mudah-mudahan berguna (tapi bukannya so' tau / so' pintar).

Arsip ini dipersembahkan untuk sohibku M. Badaruddin (By request) yang bentar lagi mau nikah, & sohibku AGUS & HARLEY semoga cepet nikah juga ya !

Caution : Ilmu ini untuk orang yang dalam waktu dekat ini mau menikah atapun yang sudah menikah, bagi orang yang tidak masuk 2 kategori diatas hanya untuk pengetahuan ya" & jangan di praktekkan dulu.

"Adapun menafkahi istri itu wajib hukumnya baik secara lahir (sandang, pangan &papan) maupun bathin (jima')".

Bismillahirrahmanirrahim

1. Berwudhu lah terlebih dahulu.

2. Bacalah BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM (supaya mendapat berkah gitu lho' & supaya syaithon, iblis pada minggat kabeh)

3. Buatlah istri merasa senang & bahagia dengan bercanda tawa (cekakak-cekikik)

4. Sebelum telanjang bacalah : YA MUTAKABBIR (10 x) lebih bagus dibaca oleh suami istri.

5. Kalo sudah ya telanjang aja lagi.

6. Setelah itu buatlah istri kita merangsang dengan cium, menenen &ll deh... (pikirin sendiri caranya yah).

7. Kalau istri kita sudah merasa fly bacalah : BISMILLAH, ALLAHUMMA JANNIBNASYSYAITHONA WA JANNIBISYSYAITHONA MA ROZAQTANA. (Lebih bagus dibaca oleh suami istri).

8. Baru coblos pemilu.

9. Pada waktu istri kita di watho (jima') bacalah didalam hati : YA NAFI, berulang-ulang sampai selesai. (Lebih bagus di baca oleh suami istri).

10. Crit-crit deh...................FINISH

Perlu di ketahui dan di praktekkan, bahwa :

  • Pada waktu berjima' ataupun sesudahnya tidak boleh membaca Al-Qur'an, kecuali membaca "Bismillahirrahmanirrahim / Alhamdulillah / Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un, pada waktu membaca 3 bacaan tersebutpun kita jangan meniatkan membaca Al-Qur'an serta di akhir huruf ayat harokat / baris bacaan di rubah, misalnya menjadi : BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIMA.
  • Sunat hukumnya jika sebelum berjima' sholat sunat 2 roka'at dulu.
  • Jangan berbicara pada waktu berjima'.
  • Jangan menghayalkan wajah istri dengan wajah orang lain, Karena menyebabkan hukum jima' menjadi haram dengan sebab zinah.
  • Haram hukumnya me-watho' istri di dubur, sedang haid, nifas (belum bersih dari darah sehabis melahirkan).
  • Makruh hukumnya pada waktu hadas besar (makan / minum / berbicara)
  • Janganlah berjima' dengan istri di atas & suami di bawah / dengan cara yang bisa membuat istri merasa sakit (dicambuk &ll).
  • Tidak baik memasukkan kelamin suami ke mulut istri ataupun menjilat kelamin istri (Boleh hukumnya asal sama-sama ridho).
  • Tidak baik menjima' istri kalau lagi capek / sakit.
  • Kalau berjima sudah tentu tidak boleh terlihat oleh orang lain (harus di ruangan tertutup)
  • Setelah berjima' lebih bagus langsung mandi junub aja because kalau suatu benda dari badan kita terlepas maka benda itu wajib juga di bawa mandi junub, misalnya : rambut, kuku &ll. because dia akan meminta pertanggungjawaban di akherat nanti.
  • Hari yang bagus untuk berjima' pada malam hari adalah : Hari Minggu malam (malam senin), Rabu malam (malam kamis) & Kamis malam (malam jum'at "paling afdhol") Karena Rasulullah tidak berjima' selain daripada hari itu & Pada siang hari adalah : Hari Kamis siang & Jum'at siang "sebelum sholat jum'at" (Amalan Sayyidina 'Ali). Adapun waktu yang bagus adalah waktu shubuh yaaa' tentunya sesudah sholat subuh.

Yang harus dipersiapkan oleh istri sebelum berjima' :

  • Pakailah pakaian yang seksi / yang bagus terlihat oleh suami.
  • Kalo bisa bersolek / berias yang di senangi suami, misalnya : Memakai parfum, celak, pupur.

Mungkin ini dulu ya yang bisa ku siratkan di arsipku yang terbaru ini, mengenai teknik supaya lama berhubungan tidak saya tuliskan karena itu berhubungan dengan inisiatif & pengalaman aja, semakin banyak pengalaman berhubungan maka teknik itu muncul dengan sendirinya. OKE ???

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Wallahu 'A'lam

(Sesungguhnya Allah yang Maha mengetahui)


Selamat mencoba & mengamalkan, sekian dulu.



22.24

3 Responses to "TATA CARA JIMA"

Unknown Says :
6 Mei 2009 pukul 17.22

mantap ne, kada perlu lagi ngalih-ngalih lagi mencari ilmunya !!!!!!!hehehehe.....
kayapa friend ???

zunudine zudine Says :
24 Mei 2009 pukul 07.33

kna q coba....
tenhkyu

faturafandy Says :
21 Juni 2009 pukul 09.01

uma ae harat banar nah ilmu pian,dapat dimana tu ?

Posting Komentar